KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

 KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

Sebelum masuk pada pembahasan berikutnya, kita sebelumnya sudah membahas tentang kultur di sekolah, manajemen sekolah, manajemen kelas dan 4 kompetensi dasar guru profesional. Dan yang sekarang kita membahas tentang karakteristik peserta didik, jadi materi ini bersangkutan dengan peserta didik, sedangkan pembahasan atau materinya tentang guru profesional. Pengertian dari karakteristik peserta didik yaitu, karakteristik yang biasa disingkat dengan karakter yang artinya adalah ciri, watak, dan kebiasaan yang dimiliki masing-masing orang yang sifatnya memang seperti itu. Karakteristik peserta didik dapat dilihat atau diartikan dengan kelakuan atau kemampuan yang dimiliki masing-masing peserta didik tersebut, sebagaimana dari pembawaan sebuah lingkungan sekitar, sehingga menentukan sikap aktivitas nya dalam mencapai sebuah cita-cita atau tujuan hidupnya. Dan tentunya yang kita ketahui bahwa karakter setiap orang itu berbeda-beda yang artinya tidak sama, sehingga guru profesional harus ekstra sabar atau hati-hati dalam mendidik agar tidak salah langkah yang akan mungkin mengakibatkan peserta didik menjadi orang yang bersifat dan pemikiran yang kurang bagus. Dapat dilihat dari pemahaman atas karakteristik peserta didik ini dimaksudkan untuk mengetahui ciri-ciri dari setiap peserta didik yang nantinya akan diajarkan oleh guru. Karakteristik peserta didik sangat menentukan hasil belajar yang akan dicapai nantinya, aktivitas yang perlu dilakukan, dan pengajaran yang tepat bagi peserta didik. Mungkin dari inilah sebenarnya karakteristik peserta didik harus menjadi pijakan pendidikan dalam melakukan seluruh aktivitas pembelajaran. Karakteristik peserta didik melingkupi kultur, status sosial, minat, perkembangan kognitif, gaya belajar, perkembangan emosi, dan perkembangan moral dan spiritualnya. Banyak perkembangan yang harus diperhatikan di dalam peserta didik. Memahami karakteristik peserta didik merupakan sikap yang harus dimiliki dan dilakukan guru agar mengetahui tuntutan peserta didik yang bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program yang tepat bagi peserta didik, sehingga kegiatan pembelajaran pun akan dapat memenuhi kebutuhan minat peserta didik dan tepat berdasarkan dengan perkembangan peserta didik tersebut.

Ada beberapa dasar pertimbangan yang diperlukan dalam memahami karakteristik peserta didik ialah : Dasar pertimbangan psikologis : bahwa dari suatu kegiatan yang akan menarik dan berhasil apabila sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, keinginan, dan tuntutan dari peserta didik. Dasar pertimbangan sosiologi : bahwa secara naluri manusia yang akan merasa ikut serta dalam memiliki dan aktif mengikuti kegiatan yang ada. Karakteristik yang disingkat menjadi karakter ini merupakan sikap atau watak, pembawaan, atau bisa disebut juga dengan sifat kebiasaan yang dimiliki oleh setiap individu. Karakteristik lebih mengarah kepada karakter dan kepribadian hidup seseorang serta nilai-nilai yang berkembang secara teratur, sehingga tingkah laku menjadi lebih mudah diperhatikan. Dan tentunya setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga seorang pengajar atau guru hendaknya harus memahami karakteristik anak didik nanti, sehingga jika ingin mengkoordinasi peserta didik guru atau pengajar sudah tahu bagaimana karakteristik setiap peserta didik yang harus mereka ajarkan kedepannya. Sebagai seorang pendidik, kita tentunya pasti setuju bahwa sebuah proses dalam pembelajaran akan dapat berlangsung secara efektif atau tidaknya itu ditentukan oleh seberapa tinggi tingkat pemahaman kita terhadap karakteristik yang dimiliki oleh peserta didiknya. Pemahaman karakteristik peserta didik sangat menentukan hasil belajar yang akan di capai, aktivitas apa yang perlu dilakukan, dan bagaimana cara yang tepat mengajar bagi peserta didik. Sebenarnya karakteristik peserta didik ini harus menjadi hal yang cukup berperan penting bagi pendidik dalam melakukan seluruh aktivitas didalam pembelajaran. Karena selama belajar mengajar didalam kelas akan berhadapan dengan karakter yang berbeda.

Kegiatan dalam menganalisis kemampuan atau karakteristik peserta didik dalam pengembangan pembelajaran ini merupakan pendekatan yang menerima siswa apa adanya dan untuk menyusun sistem pembelajaran atas dasar keadaan siswa tersebut. Mungkin contoh seperti ini, bisa kita lihat peserta didik dikelas itu berbeda-beda sifatnya, ada anaknya yang pendiam tidak suka keributan, ada anak yang suka tidur, ada anak yang suka membaca buku, dan ada juga anak yang suka ribut dan sibuk menjahili teman-temannya. Dan kita disitu sebagai guru harus siap dengan karakteristik peserta didik yang seperti itu karena yang saya katakan dari awal bahwa setiap orang itu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Mengidentifikasi kemampuan awal dan karakteristik siswa adalah bertujuan untuk menentukan apa yang harus diajarkan tidak perlu diajarkan didalam pembelajaran yang akan dilaksanakan. Karena itu, merupakan kegiatan yang sama sekali bukan untuk menentukan pra syarat dalam menyeleksi peserta didik sebelum mengikuti pembelajaran. Menjadi seorang guru yang baik memang tidaklah cukup dengan mengandalkan kemampuan dalam materi saja, namun guru yang baik yaitu guru yang dapat mengenali dan memahami karakteristik peserta didiknya dengan cara mengenali dan memahami karakteristik peserta didik, guru tersebut dapat tahu apa yang dibutuhkan oleh peserta didik dan mampu mengarahkan serta membimbing peserta didiknya, sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Dalam lingkup belajar mengajar yang dilakukan oleh guru di lingkungan sekolah seringkali dijumpai ketidak-sesuaian dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan siswa. Penggunaan model, strategi, pendekatan, metode, dan media yang selalu sama, bahkan guru ada yang tidak menggunakan media, sehingga pada semua mata pelajaran yang diajarkan oleh guru, membuat peserta didik kurang termotivasi dan kurang bersemangat mengikuti proses pembelajaran. Pembelajaran di setiap harinya lebih dominasi oleh keaktifan guru dalam hal ini siswa lebih ke pasif dalam pembelajaran perlu adanya instruksi langsung dari guru agar peserta didik mau beranjak dari tempat duduknya dan bergerak untuk aktif dalam mengikuti pembelajaran di sekolah. Pentingnya bagi seorang guru untuk dapat mengenali dan memahami karakteristik peserta didik. Salah satu manfaat ketika guru mengenali dan memahami karakter peserta didik merupakan sebuah proses belajar mengajar yang berlangsung dengan baik. Karena hal tersebut merupakan keinginan setiap guru dalam melaksanakan pembelajaran.


Postingan populer dari blog ini

Resume-an Tugas PPMDI 1 - 14

STRATEGI PEMBELAJARAN